Home / My life / Iseng Jalan-jalan ke Monas

Iseng Jalan-jalan ke Monas

Iseng Jalan-jalan ke Monas – Pada saat itu hari Minggu, 4 November 2012, saya merasa jenuh di kos karena setiap hari sibuk mikir urusan kantor dan merasa tidak sanggup lagi hidup di kota Jakarta. Saya bersama 4 teman saya akhirnya janjian untuk iseng jalan-jalan ke Tugu Monas atau yang biasa disingkat dengan Monas. Saya naik transjakarta dari halte Rawa Buaya pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 10.00 WIB saya sudah sampai di halte Monas. Saya janjian dengan 4 teman saya di pintu masuk Monas, setelah ketemu dengan keempat teman saya, kamipun antri membeli tiket dan kami mulai mengelilingi Monas . Sebelumnya saya berfikir kalau Monas itu adalah tempat wisata buat anak-anak saja tetapi setelah saya masuk Monas ternyata banyak remaja dan orang tua yang juga sedang berwisata di sini.

Di plataran yang paling bawah pada halaman luar Monas, pada setiap sudutnya terdapat relief timbul yang menggambarkan sejarah Indonesia. Setelah cukup puas mengelilingi dan berfoto-foto di setiap sudut yang ada relief timbul ini, kamipun masuk ke dalam Museum Sejarah Nasional yang terletak di kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah. Di dalam Museum Sejarah Nasional ini terdapat 51 diaroma yang menampilkan sejarah Indonesia mulai masa Prasejarah sampai masa Orde Baru. Pada pukul 12.30 WIB kami menunaikan sholat dhuhur di tempat ibadah yang terdapat di dalam Museum ini. Di dalam Museum disediakan tempat ibadah dan toilet yang cukup memadai dan bersih serta gratis, tetapi harus sedikit antri. Setelah saya dan teman-teman selesai ibadah kamipun naik ke lantai atas.

Di lantai atas Museum Sejarah Nasional ada banyak pedagang yang menjual makanan dan minuman. Ada berbagai macam makanan dan minuman yang dijual. Kamipun berfoto-foto dan mengelilingi lantai ini. Tetapi kami tidak sempat mengunjungi cawan Monumen yang menurut literatur di dalam cawan ini terdapat ruang kemerdekaan yang berbentuk Amphitheater. Ruangan ini digunakan untuk menyimpan naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Lambang Negara dan Bendera Merah Putih yang masing-masing disimpan dalam kotak kaca di dalam gerbang berlapis emas.

Di pintu bagian selatan ada lift yang mengantarkan kami naik ke pelataran puncak Monas di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Di puncak Monas terdapat cawan yang menopang lampu perunggu seberat 14,5 ton yang dilapisi emas seberat 35 kilogram. Pelataran puncak ini dapat menampung sekitar 50 pengunjung. Di pelataran puncak terdapat teropong yang dapat digunakan pengunjung untuk melihat panorama Jakarta yang akan nampak lebih dekat. Sebagai pengaman di sekeliling badan lift terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Dari pelataran puncak Monas, kami dapat melihat dan menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Saat itu kondisi cuaca Jakarta sangat cerah sehingga tampak jelas di arah selatan terlihat dari kejauhan hijaunya pegunungan yang terdapat di Bogor, Jawa Barat dan di arah utara terlihat membentang birunya laut lepas dengan pulau-pulau kecil yang sangat indah dan mempesona.

Kira-kira pukul 15.30 WIB kami sudah puas keliling Monas dan sudah puas berfoto-foto, maka kamipun pulang ke kos masing-masing. Sampai dikos saya merebahkan badan karena kaki terasa pegel-pegel, ketika itu saya mulai berfikir betapa besarnya perjuangan bangsa Indonesia di masa lampau. Saya merasa senang dan merasa beruntung sudah mengunjungi Monas hari itu, karena dengan itu saya bisa mengenang betapa kerasnya perjuangan para pahlawan di masa lampau sehingga ke depannya saya harus lebih kuat dan lebih semangat lagi dalam menjalani hidup di Jakarta demi masa depan saya dan bangsa Indonesia. Saya sangat berharap dengan kerja keras dan senantiasa berusaha saya akan mampu meraih apa yang selama ini saya cita-citakan. Saya menaruh harapan besar di kota Jakarta ini.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP Socializer Aakash Web