Home / Materi Fisika / Materi Fisika SMP : Struktur Permukaan Bumi

Materi Fisika SMP : Struktur Permukaan Bumi

Struktur Permukaan Bumi – Permukaan bumi terdiri dari tiga bagian :
1.    Litosfer
2.    Hidrosfer
3.    Atmosfer

Litosfer
Merupakan lapisan kerak bumi atau kulit bumi yang terdiri dari batuan-batuan dan tanah
Bentuk permukaan daratan. Menurut ketinggiannya, permukaan daratan terdiri atas :
1.   Pegunungan  :  daerah yang mempunyai        ketinggian lebih dari 300 m
2. Perbukitan : daerah yang mempunyai ketinggian dibawah 300 m dari permukaan laut
3.  Dataran : daerah yang ketinggian hampir sama
4.  Lembah : dataran yang memanjang di sekitar sungai
5.  Pantai    : daerah landai di sekitar laut

Bentuk permukaan dasar laut
Menurut kedalamannya permukaan dasar laut dikelompokkan menjadi :
1. Paparan : dataran pada dasar laut dengan kedalaman 20 sampai 550 meter
2. Cekungan : daerah pada dasar laut dengan kedalaman 130 sampai 4000 meter
3. Palung : daerah yang sempit, dalam, curam kedalamannya mencapai 8000 meter

Mineral penyusun kerak bumi
Mineral adalah benda padat homogen yangg bersifat anorganis terbentuk secara alamiah serta memiliki komposisi kimia tertentu.
Macam-macam mineral :
a. mineral sebagai unsur murni :
1. logam : perak, emas
2. non logam : grafit, intan
3. setengah logam : bismut
b. mineral senyawa :
1. mineral sulfida : besi, belerang, seng belerang
2. mineral oksida : silikon
3. mineral fosfat  : pupuk fosfat
4. mineral silikat : mika, kaca
5. mineral karbonet :    gamping
6. mineral yang mengandung kalogen : garam

Jenis-jenis batuan
1. Batuan beku
Batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat. Batuan beku ada tiga macam :
-  Batuan beku dalam. Contohnya : granit, diori, batholit dan lakolit.
-  Batuan beku sela (korok). Contohnya : granit porfiris dan diorit porfiris.
-  Batuan beku luar (leleran). Contohnya : basal, riolit, andesit, obsidin dan batu apung.
2. Batuan sedimen
Batuan yang terbentuk karena pengaruh peristiwa alam atau proses kimia (pelapukan). Peristiwa terbentuknya batuan sedimen disebut sedimentasi. Berdasarkan tenaga pembawanya, batuan ini dibedakan menjadi :
a. Sedimen akuasi : terbentuk oleh air kemudian membentuk endapan. Contohnya : batu pasir dan tanah liat.
b.  Sedimen aeolis (aeris) : terbentuk oleh angin yang jatuh ke permukaan bumi dan membentuk endapan. Contohnya : tanah loss dan tanah pasir.
c.  Sedimen glasial : terbentuk oleh gletser. Contohnya : batuan morein.

Berdasarkan proses terbentuknya, batuan ini dibedakan menjadi :
a.  Batuan sedimen klasik
b.  Batuan sedimen kimiawi
c.  Batuan sedimen organik

3. Batuan malihan (metamofosis)
Batuan ini terjadi karena proses kimia yang berlangsung dalam waktu lama pada tekanan dan suhu yang tinggi. Berdasarkan penyebab terbentuknya batuan ini dibedakan menjadi :
a.  Batuan malihan termis. Terbentuk karena pengaruh suhu yang tinggi, sebagai akibat suhu magma gunung berapi. Contohnya : batu pualam dan batu marmer.
b.  Batuan malihan dinamik. Contohnya : batu pasir, batu sabak dan batu bara.
c. Batuan malihan  fermik. Terbentuk karena suhu yang tinggi yang disertai dengan menyusupnya magma pijar ke dalam batuan. Contohnya : batu permata dan batu topas.

Materi selengkapnya klik link di bawah ini :

STRUKTUR PERMUKAAN BUMI

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP Socializer Aakash Web