Home / Materi Kimia SMA Kelas X / Menentukan Kadar Unsur dalam Senyawa dan Pereaksi Pembatas

Menentukan Kadar Unsur dalam Senyawa dan Pereaksi Pembatas

Menentukan Kadar Unsur dalam Senyawa dan Pereaksi Pembatas – Dalam bab ini kita akan mempelajari tentang cara menentukan kadar unsur dalam senyawa dan cara menentukan pereaksi pembatas.

1. Kadar Unsur dalam Senyawa

Rumus empiris senyawa dapat ditentukan jika kadar unsur- unsurnya diketahui. Sebaliknya juga berlaku bahwa kadar unsur- unsur dapat ditentukan berdasarkan rumus empiris atau rumus kimia senyawa. Seperti telah diketahui, rumus kimia senyawa meyatakan perbandingan mol atom unsur penyusunnya. Dari perbandingan atom dapat ditentukan perbandingan massa dan kadar (% massa) unsur- unsur penyusun senyawa.

Contoh:

a. Sukrosa mempunyai rumus molekul C12H22O11 . Kadar unsur- unsur senyawa itu dapat ditentukkan sebagai berikut :

rumus kimia senyawa: C12H22O11
ii.    Perbandingan mol atom unsur C : H : O = 12 : 22 : 11 (tidak perlu disederhanakan)
iii.    Perbandingan massa unsur
C : H : O = (12 x 12) : (22 x 1) : (11 x 16) = 144 : 22 : 176
iv.    Jumlah perbandingan = 144 + 22 + 176 = Mr C12H22O11
v.    Kadar C = 44/342 x 100 % = 42,1 %
Kadar H = 22/342 x 100 % = 6,4 %
Kadar O = 176/342 x 100 % = 51,51 %

Dari contoh di atas dapat ditulis sebagai berikut :

 

2. Pereaksi Pembatas

Pereaksi pembatas adalah pereaksi yang habis lebih dahulu.

Contoh:

Jika direaksikan 6 mol Al dengan 9 mol O2, berapa gram Al2O3 yang terbentuk? (Ar Al= 27, O= 16)

Jawab:

Untuk menentukan pereaksi manakah yang menjadi pereaksi pembatas, caranya dengan membagi jumlah masing- masing pereaksi dengan koefisien reaksi yang bersangkutan. Pereaksi yang hasil pembagiannya paling kecil adalah pereaksi pembatas.

Al = 6 mol/4 = 1,5 mol

O2 = 9 mol/3 = 3 mol

Jadi pereaksi pembatasnya adalah Al

                                      4Al     +   3O2                         2Al2O3

mula-mula             6 mol         9 mol                           -

reaksi                     6 mol         4,5 mol                    3 mol 

sisa                         0 mol         4,5 mol                    3 mol

Al2O3 yang terbentuk     = 3 mol

                                                 = 3 x Mr Al2O3

                                                 = 3 x 102

                                                 =  306 gram

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP Socializer Aakash Web