Home / Materi Kimia SMA Kelas X / Penentuan Golongan dan Periode serta Sifat-sifat Periodik Unsur

Penentuan Golongan dan Periode serta Sifat-sifat Periodik Unsur

Penentuan Golongan dan Periode serta Sifat-sifat Periodik Unsur – Dalam bab ini kita akan mempelajari Sistem Periodik Unsur yang meliputi cara menentukan golongan dan periode serta sifat-sifat periodik unsur dalam sistem periodik unsur. Berikut ini pembahasan secara terperincinya :

1. Periode dan Golongan

Periode menyatakan jumlah kulit yang dimiliki oleh unsur. Unsur- unsur yang jumlah kulitnya sama ditempatkan pada periode yang sama. Nomor periode sama dengan jumlah kulit. Sedangkan golongan menyatakan jumlah elektron valensi unsur. Unsur- unsur yang memiliki jumlah elektron valensi sama ditempatkan pada golongan yang sama.nomor golongan sama dengan jumlah elekton valensi.

2. Penentuan Periode dan Golongan

Untuk menentukan periode suatu unsur yang harus diperhatikan adalah pada kulit ke berapa pengisian elektron atom itu berakhir (nomor kulit paling besar). Sedangkan untuk menentukan golongan suatu unsur, yang diperhatikan adalah jumlah elektron dan sub kulit yang ditempati oleh elektron pada kulit terluarnya

Contoh: Na mempunyai nomor atom 11, maka konfigurasi elektronnya adalah 2.8.1 Dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa Na terletak pada golongan IA dan periode ke-3

3. Sifat Periodik Unsur

Sifat periodik adalah sifat yang berulang secara periodik, yaitu dari kiri ke kanan dalam satu periode atau dari atas ke bawah dalam satu golongan. Beberapa sifat periodik tersebut diantaranya:

a). Jari- jari Atom

Jari- jari atom merupaan jarak dari inti atom sampai kulit terluar. Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari- jari atom semakin besar, sedangkan dari kiri ke kanan dalam satu periode semakin kecil.

b). Energi Ionisasi (Potensial Ionisasi)

Energi ionisasi adalah besarnya energi yang diperlukan oleh suatu atom/ ion untuk melepaskan sebuah elektron yang terikat paling luar. Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil, sedangkan dalam satu periode semakin besar.

c). Afinitas Elektron

Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dibebaskan oleh suatu atom untuk menerima sebuah elektron. Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil, sedangkan dalam satu periode semakin besar.

d). Keektronegatifan

Merupakan suatu bilangan yang menunjukkan kecenderungan relatif dari suatu unsur menarik atau menangkap elektron dari lua ke pihaknya dalam suatu ikatan kimia. Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil, sedangkan dalam satu periode semakin besar.

e). Sifat Logam dan Nonlogam

Unsur logam cenderung melepaskan elektron. Semakin mudah suatu unsur melepaskan elektron semakin kuat sifat logamnya. Sebaliknya, unsur nonlogam cenderung menangkap elektron. Semakin mudah menangkap elektron, semakin kuat sifat nonlogamnya. Unsur logam dalam suatu golongan semakin ke bawah semakin bertambah dan dalam satu periode semakin ke kanan semakin berkurang.

f). Titik leleh dan titik didih

Unsur- unsur logam segolongan, titik leleh dan titik didih semakin ke bawah semakin rendah, sedangkan unsur- unsur bukan logam segolongan titik leleh dan titik didih semakin ke bawah semakin tinggi.

g). Kereaktifan

Reaktif artinya mudah bereaksi. Unsur- unsur logam semakin ke bawah semain reaktif sebab semakin mudah melepaskan elektron. Unsur- unsur bukan logam semakin ke bawah semakin kurang reaktif sebab semakin sukar menangkap elektron.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP Socializer Aakash Web