Home / Materi Kimia SMA Kelas X / Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sederhana

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sederhana

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sederhana – Setiap orang mempunyai nama. Manusia diberi nama agar mudah dikenali dan dibedakan satu sama lain. Begitu juga benda ,hewan dan tumbuhan pun juga mempunyai nama. Selain itu unsur- unsur yang ada di alam juga mempunyai nama. Penamaan unsur kimia juga akan memudahkan dalam mengenali dan membedakan unsur satu dengan yang lainnya serta dapat membedakan sifat-sifat yang dimiliki oleh tiap-tiap unsur.

Pada bab sebelumnya kalian telah mempelajari tentang sistem periodik unsur. Di dalam SPU terdapat lambang –lambang unsur dan kalian diwajibkan mengetahui nama dan lambang unsur-unsur tesebut. Pada bab ini kita akan membahas tentang aturan penaman senyawa kimia .

Senyawa kimia terdiri dari senyawa anorganik dan senyawa organik
• Senyawa anorganik merupakan senyawa yang terdiri dari senyawa biner dan poliatomik
• Senyawa organik merupakan senyawa hidrokarbon dengan sifat-sifat tertentu
A. TATA NAMA SENYAWA ANORGANIK
Berdasarkam jumlah atom yang menyusun senyawa kimia anorganik dapat dikelompokkan menjadi senyawa biner dan senyawa poliatomik.
1. Senyawa biner
Senyawa biner adalah senyawa yang dibentuk oleh dua macam unsur yang terdiri dari :
• Unsur logam dan unsur non logam (senyawa biner ionik )
• Unsur non logam dan unsur non logam (senyawa biner kovalen)
Tata nama senyawa biner  ionik
a). Monovalen ( hanya mempunyai 1 bilangan oksidasi )
Disebut nama logamnya diikuti nama unsur non logam dan diberi akhiran ida. Untuk itu kalian harus mengetahui terlebih dahulu nama beberapa ion baik kation maupaun anion.

Kation Muatan Nama kation Anion Muatan Nama anion
Na+Li+

K+

Mg+2

Ca2+

Al3+

Zn2+

Fe2+

Fe3+

Pb2+

H+

+1+1
+1

+2

+2

+3

+2

+2

+3

+2

+1

NatriumLitium

Kalium

Magnesium

Kalsium

Aluminium

Zeng

Besi (II)

Besi (III)

Timbel (II)

Hidrogen  (asam )

H-N-3

O-2

S-2

Cl-

Br-

I-

F-

 

-1-3

-2

-2

-1

-1

-1

-1

HidridaNitrida

Oksida

Sulfida

Klorida

Bromida

Iodida

florida

Contoh:
a. NaCl
Logam             : Na (Natrium ) muatan +1
Non logam     : Cl (Klor)  muatan -1
Nama senyawa ion : Natrium Klorida

b). Polivalen ( mempunyai bilangan oksidasi > 1) => Khusus untuk unsur transisi
Contoh :
a. FeCl2
Logam               : Fe (besi) muatan +2
Non Logam     : Cl (Klor ) muatan -1
Nama senyawa ion :  Besi (II) Klorida

Tata nama senyawa biner kovalen
Dengan awalan nama yunani yang menyatakan jumlah unsur diakhiri dengan ida. Jika Jumlah atom unsur 1 hanya 1 buah ,nama Yunani jumlah atom tidak perlu dituliskan.
Jumlah Atom Unsur dengan angka Yunani:
1.    mono
2.    di
3.    tri
4.    tetra
5.    penta
6.    heksa
7.    hepta
8.    okta
9.    nona
10.    deka
Contoh :
a. CO
Unsur                          Jumlah Atom
C (karbon)                    1 (mono)
O (Oksigen)                  1 (Mono)
Nama senyawa :     Kabon monoksida
b. PCl3
Unsur                          Jumlah Atom
P (Pospor)                     1 (mono)
Cl (Klor)                          3 (Tri)
Nama senyawa : Pospor triklorida

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP Socializer Aakash Web